Annyeonghaseyo!

Dari dulu, entah mengapa aku telah memiliki ketakutan terhadap hal ini. Hal yang disebut dengan perpisahan Atau mungkin bukan cuma aku saja. Hmmm..

Perpisahan ini bukan saja kematian, tetapi ketika aku sudah merasa nyaman dalam suatu situasi dan aku harus berpisah dengan situasi tersebut. Atau ketika aku bertemu orang baru, namun aku haru meninggalkannya. Dan nggak tahu kenapa, penyakitku dari dulu adalah ketika aku bertemu dengan orang-orang yang berhasil membuatku nyaman, berhasil membuatku merasa bernilai, dan aku harus berpisah, aku bakal menangis. Sekalipun aku bertemu dalam jangka waktu yang sangat singkat, aku bakal menangis dan bias galau selama beberapa hari. Dan aku benci hal tersebut.

Waktu itu, pernah pas SMP, aku ikut lomba di luar kota (dulu sih Keke ceritanya berprestasi dan produktif. Sekarang kerjaannya dia tidur sama nonton doang :v). Ketika ikut kegiatan, aku dimasukkan dalam suatu kelompok. Sebenarnya, pada dasarnya, aku ini orangnya introvert jadi ketika berada di lingkungan baru, aku bakal merasa insecure dan cenderung diam seribu bahasa. Nah, berhubung di kelompok itu aku satu-satunya orang yang berasal dari Papua tetapi kulitku putih (menurut mereka, sih. Aku nggak gitu ngerasa putih soalnya. He he he) dan rambutku yang lurus, hal itu langsung mengundang beberapa orang untuk nanya lebih lanjut ketika berkenalan seperti, 'Loh, kamu kok nggak keliatan kayak orang Papua?' atau 'Boong. Kamu pasti bukan dari sana.'. Dan hal-hal demikian yang membuatku akhirnya menjadi banyak ngobrol dengan mereka. Bahkan, aku pun dekat dengan orang-orang di luar kelompokku sendiri karena mereka yang terheran-heran liat orang Chinese yang made in Papua. Ha ha ha.

Dan ketika sudah balik ke Papua, penyakitku kumat. Aku galau berhari-hari bahkan beberapa kali nangis, kangen teman-temanku itu. Alay sih ._.

Itu salah satu contoh kasusku sih. Sebenarnya ada berbagai kasus lain, tapi mungkin yang paling membekas sih itu. He he he.

Lalu, tiba-tiba hari ini aku merenung.

Kenapa aku begitu takut dengan perpisahan?

Mungkin jawabannya karena aku takut meninggalkan zona nyamanku. Zona dimana ada orang-orang dan lingkungan yang membuatku nyaman di dalamnya. Padahal ketika kita meninggalkan zona nyaman kita, pasti kita akan menemukan zona baru dimana akan ada pertemuan dengan orang-orang baru pula. Seandainya kita tidak berpisah dengan zona nyaman kita, bagaimana kita bisa bertemu dengan orng-orang baru. Dan hal ini pula yang membuatku berasumsi suatu hal yang menurutku yah agak nggak penting sih: Kenapa dalam Bahasa Korea 'Annyeonghaseyo' memiliki makna ganda? Selamat tinggal dan Halo?

Ini aku belum searching di gugel juga sih kenapa maknanya ganda begitu. Tetapi menurutku, seperti kata pepatah 'dimana ada perpisahan, disitu ada pertemuan.' Makanya, ketika orang mengucapkan 'annyeonghaseyo' atau 'annyeong' waktu bertemu seseorang, mungkin biar orang itu bisa bersiap berpisah kali yah. Huahahahahahah.. dan ketika diucapkan waktu hendak berpisah, mereka berharap orang tersebut bertemu dengan orang baru lagi yang baik. He he he. Namanya juga asumsi. Belum dibuktikan dengan data yang valid dan belum dilengkapi teori yang mendukung. He he he.

Tapi intinya, bagaimana aku bisa mengatasi penyakitku tersebut ketika hal tersebut kambuh sewaktu-waktu?

Mungkin aku harus mensugesti diriku sendiri bahwa ketika aku berpisah, aku pasti bertemu sesuatu. Dan ketika aku bertemu sesuatu, aku pasti harus siap untuk berpisah. Nggak gampang memang. Tapi nggak mustahil, kan? Dan ketika kita harus meninggalkan sesuatu atau ditinggalkan, maka pasti ada sesuatu yang bakal kita pelajari. Ketika aku tinggal diam saja dalam zona nyamanku dan tidak mau berpisah, bagaimana aku mau berkembang? Bagaimana aku akan menjadi dewasa? Dewasa juga kan diliat dari bagaimana seseorang menghadapi perpisahan. Xixixi~

Oh ya, berhubung ini juga sudah pagi, maka kuakhiri curcolku hari ini. Huahahahaha..
Annyeong!


Komentar

Postingan populer dari blog ini

If it belongs to you, it will be yours.

Kamu dan Kenangan di Hari Kemarin

Tentang Dia dari Tiga Tahun yang Lalu