Postingan

Menampilkan postingan dari 2022

Tentang Dia dari Tiga Tahun yang Lalu

Kata si Mama (dan mungkin kata orang-orang lain), 'Kamu tidak akan pernah menduga takdir akan membawamu ke mana, dan kepada siapa.'. Aku ingat kata-kata itu keluar ketika kami membicarakan mengenai jodoh dan pikiran skeptis-pesimisku mengenai menemukan pasangan, hingga aku nyeletuk kepada si Mama, 'Ma, kalo saya nggak nikah, nggak papa ya?'  Meskipun si Mama responnya,'Yahh..yang penting kamu bahagia.' dengan wajah datar, tetap aja kata-kata akhirnya, '..tapi kalo bisa menikah lah Ke. Mama pinginlah ada laki-laki yang bisa jaga kamu.'  yang kemudian dilanjutkan dengan perdebatan nggak penting kami. Topiknya adalah aku yang ngotot untuk hidup berdikari, dan si Mama yang optimis aku bisa menemukan sosok yang tepat dengan mengeluarkan kutipan yang aku ketik di awal tadi.  Untungnya, beberapa bulan setelah obrolan dengan si Mama, dia mengajakku telponan bareng dengan embel-embel, 'ingin curhat'. Iyah, dia yang pada akhirnya bisa membuat  si Mama menj...