Holiday

Ah~ liburanku kali ini bisa dibilang gak terlalu membosankan walaupun aku hanya tinggal di kos, dan hanya berjalan-jalan di sekitar kos. Yah, mungkin kalau kalian tahu kegiatanku setiap hari, bisa dikatakan benar-benar membosankan. Kegiatan rutin yang biasa aku lakukan selama liburan yang jelas tidur, makan, mandi, bernafas (ya iyalah), dan juga nonton, entah itu nonton film ataupun hanya MV, yang jelas aku membuka laptopku untuk nonton. Selama liburan ini,ada 2 boyband yang benar-benar menjadi sorotanku. VIXX dan B.A.P. Nggak nyangka 2 boyband yang jujur dulu aku sama sekali nggak tertarik itu kini benar-benar membuatku tertarik. Kalau VIXX, aku mulai tertarik dari MV mereka yang berjudul G.R.8.U. Pertamanya aku nggak tertarik sama MV itu sama sekali. Tapi berhubung aku penasaran, terus aku perhatikan lagi, ternyata ada 1 membernya yang maniiiisss...pol. Namanya Hongbin. Yah, terus aku coba nonton MV mereka yang lain yang pernah aku tonton juga kayak Hyde dan On & On. Memang beda yah pandangan seseorang yang dulunya nggak suka terus kemudian suka. Aku merasa dua video itu benar-benar keren, padahal dulu aku menganggap video On & On aneh. Hahaha...terus yah, karena liburan aku juga bingung mau ngapain, jadinya aku nonton semua MV mereka. Hahaha...xD Dan seiring banyaknya MV mereka yang aku nonton, aku lalu mulai tertarik sama Hyuk dan N juga, walau Hongbin tetap yang terbaik. Ahahaha~ dan aku pun jadi Starlight (sebutan untuk fans VIXX).
Sedangkan B.A.P, sebenarnya dari tahun lalu aku suka. Tapi yah, cuma sebatas suka. Nggak benar-benar suka. Waktu itu, aku hanya suka Daehyun. Kenapa Daehyun? Karena waktu itu, aku coba nyari tau nama membernya, dan dari foto yang aku temukan, hanya Daehyun yang (menurutku) fotonya paling jelas dan paling cakep. Wkwkwkw...xD Beberapa bulan kemudian, aku iseng nonton MV terbaru mereka saat itu, Coffee Shop, soalnya aku penasaran karena teman-teman kpopers di twitterku lagi hangat membicarakan MV itu. Keren lihat videonya. Menurutku itu di USA. Lihat MV itu bikin perasaan jadi relax, karena suasana MVnya juga mendukung. Hahaha... lalu, aku lihat MV mereka yang lain, One Shot. Pas lihat MV itu, aku mulai tetarik nyari tahu soal member lain, dan aku jadi tertarik sama si maknae, Zelo. Tapi yah tetap saja, bias utamaku di B.A.P adalah si main vocalist, Daehyun. Ahahaha~ tapi karena sibuk mengerjakan berbagai hal, akhirnya aku gak update lagi sama B.A.P dan menganggap aku hanya sebatas suka saja. Masih belum benar-benar suka.
Dan karena aku adalah kpopers yang pingin terus update (?) soal boyband korea, aku nyari tahu lagi. Ada beberapa MV baru yang saat itu aku cari. Thriller (BTOB), When I was Your Man (BTOB), sama Badman. Nah, dari MV Badman inilah aku jadi benar-benar suka B.A.P. Kereeeenn...pol MVnya. Ahahaha...membernya jadi kelihatan gentle gitu. Terus kekuatan vocalnya Daehyun juga kelihatan banget dengan mengambil bagian lirik bernada tinggi pada salah satu bagian lagunya. Wuoh..aku speechless. Hahaha...tapi saat itu karena aku masih benar-benar suka VIXX, jadi aku biasanya nonton MV-MVnya VIXX, B.A.P hanya sekali-sekali. Hahaha...
Beberapa hari kemudian, aku nyari tahu soal boyband-boyband rookie. Salah satu yang membuatku tertarik adalah C-Clown. Soalnya, salah satu membernya mirip dengan Daehyun, namanya Kangjun. Ada satu lagi member C-Clown yang menurutku agak mirip dengan salah satu member EXO, Sehun, yaitu Ray. Tapi aku cerita saja soal Kangjun. Nah, mungkin karena aku selalu berpikir dan selalu ingin membuat fanfic mengenai saudara kembar yang aku rencananya adalah Daehyun dan Kangjun (?) aku sudah bermimpi dua kali bertemu dengan Daehyun. Hahahaha...how lucky i am. Although it just dreams, but i still meet my biased, and it isn't one time, but two time! Hahaha...xD mungkin mendapat sugesti dari mimpi itu, sejak saat itu aku tergila-gila sama B.A.P. Hahaha...xD

Okeh, lanjut lagi dengan kegiatanku selama liburan. Hahaha...selama liburan pula, aku menghabiskan 2 drama korea. The Heirs dan Medical Top Team. Bagaimana pendapatku tentang 2 film itu? Untuk The Heirs, menurutku ceritanya benar-benar biasa. Kalo dibandingin dengan The Master's Sun, Medical Top Team, dan I Hear Your Voice, maka The Master's Sun, Medical Top Team dan I Hear Your Voice jauh lebih bagus. Tapi sebenarnya, tergantung setiap orang sih, ya. Aku memang pada dasarnya nggak terlalu suka cerita romance dan terkesan "cengeng". Jadinya aku nggak begitu suka The Heirs. The Heirs adalah drama korea yang menurutku benar-benar kental dengan romancenya. Kim Tan yang merupakan anak dari chairman Jeguk Group (walau sebenarnya bukan anak sah) yang jatuh cinta pada Eun Sang dalam waktu singkat sewaktu dirinya bertemu Eun Sang di L.A di mana Eun Sang berusaha mencari kakaknya yang hilang selama ini. Nah, kemudian musuh Kim Tan, Young do juga ternyata menyukai Eun Sang. Sebenarnya, Young do ini dulu sahabat dekatnya Kim Tan. Tapi, karena Young do menganggap bahwa ia tidak bisa bertemu ibunya untuk yang terakhir kalinya karena Kim Tan, ia pun tidak bisa memaafkan Kim Tan. Nah, yang aku nggak senang sebenarnya dari film ini karena menurutku film ini terkesan "cengeng". Kim Tan mengacaukan hidupnya karena nggak bisa bertemu Eun Sang, walaupun akhirnya ketemu juga. Dan sikap Kim Tan yang menurutku agak kekanak-kananakan dalam menyukai Eun Sang. Terus sikap Eun Sang yang acuh tak acuh pada Young do juga yang bikin aku nggak suka. Iya sih ya, beralasan memang dia mengacuhkan Young do karena sikap Young do yang sering membuatnya malu di hadapan umum, tapi tetap saja kan, Young do sebenarnya suka dan perhatian pada Eun Sang. Okeh, ini juga sebenarnya faktor aku lebih menyukai Kim Woo Bin daripada Lee Min Ho. Hahaha...di drama ini juga, aku merasa, Min Ho nggak cocok jadi anak SMA. Menurutku, di make up bagaimanapun, kita nggak bisa memungkiri berapa usia Min Ho yang sebenarnya kan? Sedangkan Woo Bin, aku masih merasa cocok, sebab di dramanya yang masih tergolong baru juga menurutku, School 2013, dia berperan sebagai seorang anak SMA. Jadi menurutku masih cocok. Maaf yah Minoz (sebutan fans untuk Lee Min Ho), mungkin komentarku sedikit tajam. Hehehe...tapi menurutku Min Ho cocoknya untuk peran yang imagenya lebih dewasa, seperti di City Hunter. Tapi setidaknya yang membuatku cukup puas sama film ini adalah karena pemainnya, seperti Minhyuk, Woo Bin dan Hyungshik. 
Oh ya, aku ini sebenarnya tipe orang yang suka drama yang ada semacam cerita lepasnya. Istilahnya, cerita mengenai cameo-cameonya gitu. Atau gak, cerita mengenai pemeran di luar pemeran utama. Kalo di The Master's Sun kan cerita lepasnya tuh mengenai hantu, kalo di I Hear You Voice, karena pemeran utamanya berperan sebagai pengacara, jadinya ada kisah mengenai orang-orang yang harus dibelanya. Terus kalo Medical Top Team itu cerita mengenai pasien-pasien gitu. Itu alasan kuat yang bikin aku lebih suka tiga drama itu dibanding The Heirs. Sebenarnya, The Heirs itu ada cerita mengenai para pemerannya, tapi yah karena terlalu banyak romancenya, aku jadi bosan juga.
Nah, untuk Medical Top Team, menurutku ceritanya benar-benar bagus! Aku benar-benar merekomendasikan film ini! Wkwkww...xD berhubung aku juga pingin jadi dokter, jadinya aku merasa nonton film ini salah satu pilihan tepat. Aku akan menceritakan sinopsis film ini secara ringkas. Cerita ini dimulai dari kisah Park Tae Shin, seorang dokter hebat yang dulunya bekerja di rumah sakit ternama di Amerika, Manson Medical Centre, yang kemudian mengabdikan dirinya sebagai seorang dokter di klinik gratis yang melayani orang nggak mampu, klinik Paran. Namun suatu ketika, seorang pasien anak kecil bernama Eun Ba Wee kritis dan peralatan di klinik itu tidak lengkap, akhirnya ia segera pergi ke Rumah Sakit Univ. Gwanghee. Karena ada suatu masalah di mana dokter yang akan membedah Ba Wee ternyata harus membedah orang lain, akhirnya Park Tae Shin inilah yang membedah Ba Wee sendiri. Selain itu, ia juga menolong operasi yang dilakukan Prof. Seo. Dari sinilah, ia pun direkrut sebagai anggota Medical Top Team. Namun, suatu ketika, akibat tekanan dari Presiden dan Wakil Dirut Grup Gwanghee, Dokter Han yang merupakan Ketua Medical Top Team pun mengganti kebijakan Top Team yang sebelumnya adalah mengobati dan meneliti penyakit langka dan menyembuhkan pasien yang kemungkinan hidupnya di bawah 50% menjadi hanya mengobati penyakit-penyakit yang akan membawa untung atau pemasukan bagi rumah sakit. Hal ini membuat Park Tae Shin marah dan akhirnya keluar dari Top Team. Pokoknya, pada akhirnya, karena perubahan kebijakan ini, seiring berjalannya waktu, dua dokter lainnya seperti Dr. Jo (ahli anestesi) dan Dr. Jeong (ahli beda saraf) keluar juga dari Top Team dan bergabung dengan tim shift malam rumah sakit tersebut bersama Dr. Park. Banyak hal nggak terduga yang mereka hadapi. Mulai dari mengobati seorang anak yang menderita penyakit langka, namun tak punya biaya, seorang pria yang diduga mengidap penyakit menular dan menghebohkan rumah sakit, hingga mengoperasi Dr. Choe Ah Jin yang ternyata menderita penyakit genetika langka, sindrom Melas. Yang membuatku suka juga terhadap film ini adalah karena Choi Minho (SHINee) juga ikut bergabung dalam drama ini. Namun, nasibnya naas, sebab orang yang ia sukai, Dr. Choe Ah Jin ternyata berpacaran dengan Dr. Park. Ini sebenarnya bagian yang nggak aku suka, sebab kelihatan banget Dr. Park tuh benar-benar lebih tua dari Dr. Choe. Tapi itu artinya drama ini sulit ditebak, soalnya aku menduga dari awal film ini kalo Dr. Park tuh bakal suka Prof. Seo, dan Ketua Han bakal bertepuk sebelah tangan. Ternyata gak. Prof Seo tetap sama Ketua Han. Hahaha...xD

Oke, sekian catatanku hari ini. Hahaha... aku lanjut lagi nanti lain kali. Kalo kalian berminat aku memposting sinopsis drama lain, silahkan, comment saja. Aku pasti akan memposting sinopsis yang benar-benar lengkap, lebih lengkap dari blog lain (?). Hahaha...xD Oke, bye!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

If it belongs to you, it will be yours.

Kamu dan Kenangan di Hari Kemarin

Tentang Dia dari Tiga Tahun yang Lalu